Wednesday, July 23, 2008

YOU'RE BEAUTIFUL

Aku selalu terpaku kalau melihat lihat klip James Blunt di TV, ku pelototi sampe abis. Soalnya iramanya yang pop rock sangat mendayu-dayu mengelitik sensor otakku, dan gaya si James Blunt yang imut saat membawakannya pun penuh ekspresi. Bener-bener dihayati. Padahal setelah ku simak syair lagunya kayaknya sih biasa-biasa aja. Bertutur tentang seseorang yang mengagumi seorang perempuan cantik yang takkan pernah dimilikinya. Admiror. Ya biasalah mengangkat tema utopis, melankolis dan kayaknya semacam broken-hearted idea lah.

Tapi meski begitu memang enak untuk di dengar, termasuk lagu-lagunya yang lain seperti All Right Tonight, Breath, Butterfly, Cause You Had a Bad Day.

James Blunt lahir pada tanggal 22 Februari 1974 di Tidworth, Wiltshire, England dengan nama asli James Hiller Blount adalah penyanyi Inggris yang debut album-nya Back to Bedlam dan single-nya You're Beutiful membuat dia menjadi terkenal sejak 2005.

Tak kusangka, lagu itu rupanya disukai Ande dan suami ku juga. Jadilah You're Beautiful itu sebagai soundtrack di PC kami. Setiap kali buka PC, James Blunt selalu mendayu-dayu.......you're beautiful, you're beautiful, lalalalalala........

~~~~~~~~
You're Beautiful

My life is brilliant.
My life is brilliant
My love is pure.
I saw an angel.
Of that I'm sure.
She smiled at me on the subway.

She was with another man.

But I won't lose no sleep on that,

'Cause I've got a plan.

You're beautiful.
You're beautiful.

You're beautiful, it's true.

I saw your face in a crowded place,
And I don't know what to do,

'Cause I'll never be with you.

Yes, she caught my eye, As we walked on by.
She could see from my face that I was,

Fucking high,

And I don't think that I'll see her again,

But we shared a moment that will last 'till the end.


You're beautiful.
You're beautiful.

You're beautiful, it's true.

I saw your face in a crowded place,
And I don't know what to do,
'Cause I'll never be with you.

La la la la la la la la la

You're beautiful.
You're beautiful.

You're beautiful, it's true.

There must be an angel with a smile on her face,

When she thought up that I should be with you.

But it's time to face the truth,

I will never be with you.


MARRIAGE

Perkawinan bukan lah perkara main-main. Perkawinan menyatukan dua hati, dua keluarga, dua budaya dan yang lebih besar lagi dua dunia. Dunia yang berbeda dari seorang perempuan dan seorang laki-laki. Menyatukan dua dunia jelas bukan perkara mudah. Harus ada kasih sayang, ada tanggung jawab, ada toleransi, terakhir ada tujuan.

Dua orang bersatu menuju bahtera perkawinan lebih baik dengan dasar cinta & kasih. Tetapi ada juga lah yang katanya tanpa cinta, karena cinta katanya lagi bisa tumbuh sejalan dengan perjalanan perkawinan. Apa iya? Jika perkawinannya berjalan mulus dan cinta memang tumbuh, alhamdullillah. Tapi jika cinta nya tidak tumbuh-tumbuh, jalan di tempat, apa perkawinan seperti itu bisa bertahan? Entahlah. Yang jelas generasi Ibu Bapak kita banyak yang merasakan kehidupan perkawinan dengan awal tanpa cinta, lama-lama cinta juga, beranak juga sampai tua masih mesra.

Selain kasih sayang & cinta, harus ada tanggung jawab. Tanggung jawab dari siapa? Tentu tanggung jawab kedua belah pihak. Keduanya harus bisa bertanggung-jawab untuk apapun yang terjadi dalam perkawinan tsb, mau senang, mau susah merupakan tanggung jawab kedua pihak.

Toleransi diperlukan agar tanggung jawab dalam perkawinan tsb dapat lebih langgeng. Tanpa toleransi hanya akan muncul ke-egoisan saja.

Lalu tujuan untuk perkawinan pun merupakan hal penting yang harus dimiliki. Apa tujuannya? Tujuannya untuk ibadah kepada Allah SWT. Meneruskan garis keturunan. Jangan muluk-muluk dan tentu dapat dipertanggung-jawabkan dengan konsisten.

Apabila perkawinan sudah berjlan sekian tahun, misalnya 10 tahun lebih, maka situasi mungkin tidaklah seperti saat 5 tahun pertama. Masa 10 tahun telah membuat kita lebih akrab dengan pasangan, sehingga terkadang kita lupa bahwa dia adalah pasangan hidup kita. Sehingga terkadang kita lupa untuk memberi apresiasi terhadapnya, karena kita menganggap semuanya sudah biasa - biasa saja.

Pada saat begini maka sudah perlu kita kembali melakukan ta'aruf terhadap pasangan kita. Lakukanlah pengenalan kembali bagi pasangan kita. Kita sadari bahwa pasangan kita bukan lagi secara fisik pria / wanita yang langsing atau atletis seperti dulu. Dia sudah berubah bentuk, mulai gemuk, lemak bertebaran di mana-mana. Pasangan kita bukan lagi pria / wanita yang suka memuji / menyatakan cintanya setiap saat seperti dulu. Bahwa pasangan kita sekarang lebih sibuk urusan kantor, atau lebih sibuk mengurus anak / rumah dari pada kita.

Semua perubahan itu harus kita sadari kembali karena sejalan dengan waktu manusia memang berubah.Tinggal bagaimana kita menghadapinya. Katakanlah perubahan fisik mungkin karena usia yang bertambah, suami sibuk atau istri sibuk dengan urusan masing-masing mungkin karena memang harus dilakukan karena tanggung jawab suami di kantor sudah lebih besar sehingga tentu berdampak pada penghasilannya untuk menopang ekonomi keluarga. Istri sibuk urusan anak-anak karena anak-anak sudah mulai besar sehingga diperlukan perhatian ekstra untuk mencegah dan menjauhi mereka dari hal - hal buruk dan pergaaulan bebas yang mungkin mereka lakukan di luar sana sebagai dampak dari kemajuan informasi.

Semua tentu saja harus tetap dikomunikasikan secara verbal antar pasangan agar saling pengertian dan proses ta'aruf kembali berjalan dengan baik.


ANDREA HIRATA

Sebenarnya malas untuk menonton acara talk-show, tapi Your Smile-nya Pertamina di Metro TV pada Selasa malam, 29 April 2008, menarik sekali. Yang bikin menarik acara tsb yang di pandu oleh Dik Doang dan Artika Sari Devi (mantan putri Indonesia) adalah kedatangan tamu Andrea Hirata & DR. Arief Rachman (pendidik).

Wah...surprise bahwa Andrea Hirata yang buku-bukunya membuat saya kagum hadir pada acara tsb. Sayangnya saya tidak menonton dari awal. Tapi tidak masalah, intinya saya dapat mengetahui juga, bahwa akhirnya memang novelnya "Laskar Pelangi" akan di-film-kan oleh Riri Riza dan Mira Lesmana. Saat itu Mira Lesmana dari tempat terpisah di luar studio juga ikut bicara tentang novel tsb.

Andrea Hirata menamatkan SI nya dalam bidang ekonomi dari UI Jakarta dan meraih gelar Master of Science di Universite de Paris, Sorbonne, Perancis dan Sheffield Hallam University, Uk. Beliau adalah penulis baru yang berbakat yang telah menulis tetralogi yakni : Laskar Pelangi (1), Sang Pemimpi (2), Edensor (3), Maryamah Karpov (4). Buku yang keempat belum bisa dibeli karena menurut informasi akan dijual setelah Laskar Pelangi berhasil di-film-kan. Ya kelamaan..saya sudah tak sabar juga nih ingin tau kelanjutan cerita si Ikal (pemeran utama tetralogi tsb yang katanya sih "Andrea Hirata" sebenarnya).

Oi ya, tetralogi tsb, menurut berbagai sumber, sebenarnya adalah cerita tentang sang penulis dengan latar belakar daerah Belitong, sekarang Prop. Bangka Belitung. Dan asyiknya si penulis mempunyai gaya penuturan yang unik dalam novel-novel tsb. Jarang saya baca pendiskripsian yang begitu detail tentang sesuatu dari segala hal yang dilihat, dirasakan, dan dialaminya.

Dari ketiga bukunya yg sudah saya baca, memang Laskar Pelangi yang bagus sekali dari sisi penuturan dan jalan cerita / ide, bolehlah dapat bintang 5. Kenapa?

Pertama, buku tsb walau dipersiapkan oleh sang penulis, khabarnya sih, hanya dalam waktu 2 minggu, details yang diceritakan sangat hidup.

Kedua, buku tsb banyak mengandung pembelajaran tentang kehidupan manusia dalam perspektif sesungguhnya. Artinya, manusia dengan apa adanya. Buruk baik-nya diungkapkan seadanya dan pas.

Ketiga, nilai-nilai religius sangat lekat. Bermula dengan latar belakang sekolah Muhammadyah, guru-guru yang sangat disiplin (ibu Muslimah & bapak Arfan - sang Kepala Sekolah).

Keempat, buku ini bisa menjadi inspirasi bagi setiap orang, bahwa hidup penuh dengan perjuangan. Tanpa berjuang tiada hasil yang dapat dicapai. Hidup jangan manja. Cita-cita tetap harus setinggi mungkin tentu dengan tekad yang kuat untuk mencapainya. Ini dibuktikan oleh sang pemulis yang berasal dari keluarga sederhana, namun dengan tekad yang kuat berhasil meraih gelar Master dari University di Sorbonne. Hebat euy.......

Well, sebaiknya sisihkan duit untuk beli buku-buku tsb, dan luangkan waktu untuk membacanya. Insya Allah ada manfaat bisa dipetik.

GELISAH...

Banyak penyebab gelisah. Bisa datang dari dalam diri sendiri, atau muncul dari luar diri. Semuanya susah diatasi jika terjadi pada diri kita.

Melihat anak - anak yang tumbuh dengan cepat, membuat kita gelisah apa yang dihadapi mereka kelak tanpa kita orang tuanya? Sudahkah kita persiapkan mereka secara materi dan moril?

Kebutuhan mereka secara tajam terus meningkat tahun demi tahun. Dulu mereka cuma perlu kebutuhan bayi, sesudah sekolah mereka membutuhkan fasilitas yang lebih. Jika tidak terpenuhi maka mereka tidak bisa meng-aktualisasikan diri & kemampuannya.

Tapi adakah anak-anak itu mengerti tentang betapa tidak mudahnya para orang tua untuk memenuhi kebutuhan mereka? Terkadang orang tua harus jungkir balik untuk mencari materi demi memenuhi kebutuhan keluarga terutama anak-anak yang sudah beranjak remaja dan dewasa.

Gelisah para orang tua mungkin cuma kan teratasi jika anak - anak juga dapat melihat kesulitan orang tuanya sehingga tidak terlalu menekan. Gelisah orang tua mungkin juga berkurang manakala anak-anak mau paham untuk membantu mencari jalan keluar. Gelisah juga bisa memudar selama kita mengerti bahwa memenuhi kebutuhan keluarga adalah ibadah. Gelisah akan hilang, walau sejenak, jika kita mau berkomunikasi kepada Allah SWT bahwa kita memerlukanNya dan ingin mengadu padaNya agar diberi jalan keluar utntuk semua kegelisahan kita.

Ya, mengadulah pada Rabb-mu.
Niscaya dia akan menolong mu.

Sunday, July 20, 2008

What a hard life is......

Memang hidup di zaman kini sudah sangat berat. Seorang Ibu dari etnis China di angkot pagi tadi berceloteh bahwa dagangannya di pajak / pasar Sambas akhir - akhir ini sangat seret. Sementara kebutuhan terus meningkat. Mulai dari kebutuhan sekolah anak - anak, hingga keperluan rutin untuk bayar segala macam tagihan, listrik, air, telepon, dan biaya makan harian. Apalagi sekarang BBM sudah naik, jadi semua kebutuhan mendasar pun menyesuaikan harga.

Ya mau dibilang apa? Bagi pedagang pembeli adalah harapannya, tapi pembeli pun sekarang sudah ngos-ngosan untuk membeli kebutuhan. Syukur kebutuhan primer masih dapat dipenuhi, yang sekunder nanti-nanti dulu lah urusannya.

Bagi pegawai (negeri & swasta) gaji yang diterima slalu tidak cukup untuk sebulan, paling banter setengah bulan habis, sisanya harus ngutang sana-sini. Akhirnya gali lubang tutup lubang tidak terhindari.

Hidup sudah cukup berat. Tapi akan lebih berat jika kita melihat di kiri kanan kita masih ada orang - orang yang melakukan hal - hal yang berlebihan, makan di restoran mahal, membeli produk fashion tidak tanggung - tanggung. Memang mereka menggunakan duit pribadi, tapi mbok ya ada empati sedikit dong buat yang hidupnya pas-pasan.

Hidup terasa makin berat di zaman edan ini. Apalagi jika kita tidak pandai bersyukur. Ya bersyukur bahwa kita masih diberi kesehatan agar besok kita dapat mengail rezeki kembali. Nikmat kesehatan akan lebih bermanfaat jika dipergunakan untuk meraih rezeki yang halal. Jadi supir angkot, tarik becak, jual baso, loper koran dll. Pekerjaan semacam itu adalah pekerjaan marginal, tapi halal dan menjadi berkah jika melakukannya dengan sungguh-sungguh dan penuh rasa syukur. Mudah-mudahan dengan rasa syukur yang dalam besok hari rezeki akan lebih baik.

Amin ya Rabb.

Saturday, July 19, 2008

Welcome greeting


Assalammu'alaikum wr.wb,

Selamat datang di blog ini.

Kenapa saya namakan SKETSA?
Karena disini akan ditampilkan tentang segala hal yang menurut saya baik untuk di simak. Sketsa yang saya maksud adalah berupa tulisan atau informasi yang bisa saja lahir dari pemikiran saya, atau dari sumber-sumber lain misalkan internet, media-online, buku, blogs, journal dll yang memungkinkan.

Semua tulisan yang bersumber dari luar pemikiran saya tentunya akan selalu dicantumkan asal-usulnya agar lebih fair dan berkesan lebih ilmiah.

Terima kasih atas kunjungannya.

Selamat menyimak.
Semoga bermanfaat.


Wassalam,
Pipie